Ingin Menjadi Taruna Perhubungan, Jangan Lupa Ikuti Webinar Ini
BisnisNews.id — Center for Stategic and Aviation Studies (CSASIndonesia terus bergerak dan memberikan edukasi serta sosialisasi ke masyarakat mengenai dunia penerbangan di Indonesia dan dunia. 
Di tengah pandemi Corona, CSAS Indonesia menggelar acara secara daring melalui aplikasi zoom atau live streaming di youtube.
Kini, CSAS Indonesia bersama kampus Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) atau  STPI Curug kembali menggelar webinar, sebagai kelanjutkan program sebelumnya.
“Senin 22 Juni 2020 jam 19.00 WIB akan ada Webinar bersama para Pejabat Taruna di Sekolah Tinggi Kedinasan Penerbangan  dibawah BPSDMP dari beberapa Instansi. Pada webinar ini akan memaparkan dan membuka Q&A untuk para calon taruna-taruni di kampus penerbangan,” @sebut @csas Indonesia. read more
Singapura Tunda Perluasan Bandara Changi
Pengunjung mengelilingi Rain Vortex di tengah-tengah Terminal Jewel di Bandara Internasional Changi, Singapura, Kamis (11/4/2019). - Bloomberg/Wei Leng Tay\n
Bisnis.com, JAKARTA – Singapura akan menunda pembangunan terminal baru di Bandara Changi setidaknya hingga dua tahun mendatang setelah pandemi Covid-19 menghantam industri penerbangan di negara ini. Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan mengatakan gedung di terminal 5 akan ditunda pembangunannya hingga studinya selesai. Pemerintah Singapura sendiri sebenarnya sudah mengundang para kontraktor untuk mengikuti tender pada Oktober lalu, dengan target penyelesaian pembangunan pada 2030. Read More
Penerbangan mulai dibuka, maskapai apa saja yang mulai beroparasi di Bandara Soetta?
Sejak dilakukan penutupan sementara terminal 1 dan 2F di Bandara Soekarno-Hatta, maka saat ini semua penerbangan dilayani dari terminal 2D, 2E dan Terminal 3. Lalu, maskapai apa saja yang sudah mulai beroperasi di bandara Soekarno-Hatta? Saat ini maskapai yang beroperasi di Soekarno-Hatta adalah: – Terminal 2D: Citilink, Sriwijaya, Airfast, Trigana Air, NAM Air, Express Air – Terminal 2E: AirAsia Indonesia (akan beroperasi 19 Juni 2020), Batik Air dan Lion Air – Terminal 3: Garuda Indonesia (domestik & internasional), Cathay Pacific, Ethiopian Airlines, All Nippon Airlines, Japan Airlines, Lion Air (internasional), Korean Air, Qatar Airways, Thai Lion, Singapore Airlines. Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/4282185/terminal-1-dan-2f-bandara-soetta-tutup-sementara-ini-alasannya
Terminal 1 dan 2F Bandara Soekarno-Hatta Tutup sementara, Ini alasannya
FOTO: Bandara Soetta Setop Penerbangan Penumpang Mulai Hari Ini
Liputan6.com, Jakarta – PT Angkasa Pura II menutup sementara Terminal 1 (1A, 1B, 1C) dan Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Namun bandara tersebut tetap melayani seluruh penerbangan di Terminal 2D dan 2E serta Terminal 3. President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan keputusan ini didasari 3 pertimbangan. Pertimbangan Pertama adalah penyesuaian pola operasional di tengah pandemi guna membuat Bandara Soekarno-Hatta beraktivitas secara efektif. Terdapat 4 kategori pola operasional yang ditetapkan PT Angkasa Pura II yaitu Normal Operation, Slow Down Operation dan Minimum Operation Level I dan Minumum Operation Level II. Adapun di Soekarno-Hatta telah ditetapkan pola operasional Minimum Operation Level I, menyesuaikan dengan lalu lintas penerbangan yang ada. “Saat ini keseluruhan kapasitas terminal di Soekarno-Hatta (Terminal 1, 2 dan 3) dapat menampung hingga sekitar 45 juta penumpang per tahun. Kemudian, kami melakukan penyesuaian pola operasional agar Soekarno-Hatta dapat beroperasi secara efektif. Penyesuaian pola operasional dilakukan dengan menutup Terminal 1 dan Terminal 2F,” kata Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (18/6/2020). “Sementara itu Terminal 2D dan 2E serta Terminal 3 kami nilai yang paling mampu mengakomodir flow penumpang dengan dinamisnya prosedur keberangkatan dan kedatangan di tengah pandemi,” lanjut dia. Penutupan Terminal 1 dan Terminal 2F juga didasari pertimbangan Kedua yakni efektifitas operasional. Seluruh penerbangan kini dioperasikan Terminal 2D dan 2E serta Terminal 3. “Dengan demikian, Bandara Soekarno-Hatta saat ini beroperasi secara efektif dan efisien, tetap siaga 24 jam,” jelas Muhammad Awaluddin. Dia menuturkan penutupan Terminal 1 dan 2F bersifat sementara (temporer) dan sewaktu-waktu dapat dibuka kembali sesuai dengan perkembangan kondisi terkait pandemi COVID-19. “Seluruh bandara PT Angkasa Pura II termasuk Soekarno-Hatta menerapkan konsep Agile Operation, Resilience Operation dan Lean Operation, sehingga dapat beroperasi mengikuti dinamisnya prosedur yang ditetapkan oleh regulator serta perkembangan dan dinamika operasi kebandarudaraan yang ada,” jelas Muhammad Awaluddin. Kemudian, pertimbangan Ketiga penutupan Terminal 1 dan 2F dilakukan dalam rangka percepatan program revitalisasi gedung terminal yang saat ini masih berlangsung di Terminal 1C dan Terminal 2F. Revitalisasi Terminal 1C dan Terminal 2F bagian dari revitalisasi keseluruhan gedung Terminal 1 dan Terminal 2, di mana ini adalah yang pertama kali dilakukan sejak Bandara Soekarno-Hatta beroperasi perdana pada tahun 1985. Setelah revitalisasi, kapasitas Terminal 1 dan Terminal 2 meningkat dari saat ini masing-masing hanya 9 juta pergerakan penumpang per tahun menjadi masing-masing 18 juta pergerakan penumpang per tahun. “PT Angkasa Pura II melakukan evaluasi penggunaan belanja modal [Capex Disbursement] pada tahun ini. Capex antara lain hanya digunakan untuk proyek multiyears dan dinilai sangat penting. Revitalisasi Terminal 1C dan 2F ini termasuk ke dalam proyek prioritas, begitu juga dengan perumusan perencanaan/desain Terminal 4 di Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Muhammad Awaluddin. Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/4282185/terminal-1-dan-2f-bandara-soetta-tutup-sementara-ini-alasannya