Yudisium Taruna STPI 2017, menyiapkan tenaga siap kerja

Dalam 10 tahun terakhir, industri penerbangan dunia mengalami lonjakan yang cukup significant, tak terkecuali di Indonesia. Hal ini tentu memberikan angin segar bagi seluruh maskapai penerbangan maupun penyedia layanan kebandarudaraaan untuk berpacu mengikuti arus perkembangan industri penerbangan yang cukup pesat. Penyediaan Sumber Daya Manusia yang relevan dengan dunia kerja yang ada menjadi suatu keniscayaan.

Berbicara masalah penyediaan SDM dunia penerbangan, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) yang merupakan sekolah penerbangan terbesar di Indonesia, merupakan salah satu sumber terbesar bagi ketersediaan SDM bagi seluruh sisi sektor bisnis penerbangan. Menelurkan lulusan-lulusan terbaik menjadi harapan besar bagi majunya industri penerbangan.

Pada hari Sabtu 2 September 2017 di Gedung Serba Guna Kampus Sekolah Tinggi Penerangan Indonesia dilaksanakan Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Yudisium Taruna Tahun Akademik 2016/2017. Sebanyak 250 orang taruna dari program studi yaitu D III Teknik Pesawat Udara angkatan 13 Alpha dan Bravo, D III Teknik Landasan Bandara angkatan 26, D III Teknik Mekanikal Bandara angkatan 7, D III Teknik Bangunan dan Landasan angkatan 7, D III Komunikasi Penerbangan angkatan 9, D III Penerangan Aeronautika angkatan 12, D III Pertolongan Kecelakaan Penerbangan angkatan 11, D III Operasi Bandar Udara angkatan 10, D II Penerbang Sayap Tetap angkatan 67 gelombang 1, D II Penerbang Sayap Putar angkatan 66.

Hadir dalam acara Kepala UPBU Budiarto Curug, Kepala Pusbang SDM Perhubungan Curug, dan Direktur Bandar Udara Internasional Jawa Barat, serta Orang Tua Taruna/i.

Sebanyak delapan orang Taruna/i dari berbagai program studi mendapat gelar Cumlaude serta diberikan penghargaan dari Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia dan beasiswa pendidikan dari Bank BTN. Selain Itu, hadir juga Direktur Bandar Udara Internasional Jawa Barat memberikan paparan kepada Taruna/i lulusan STPI.

Acara ditutup dengan pengukuhan Ikatan Alumni Curug (IAC), dimana para Taruna/i yang diyudisium secara resmi masuk dalam keanggotaan IAC, secara simbolis perwakilan Taruna dari tiap-tiap prodi dipasangkan pin IAC oleh Ketua Ikatan Alumni Curug.

Sebanyak 250 orang Taruna/i yang di yudisium akan mengikuti wisuda gabungan dari beberapa sekolah kedinasan dibawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan yang akan dilaksanakan di Kampus Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia tanggal 7 September 2017 mendatang.

Harapan besar terhadap lulusan baru untuk segera diterima bekerja pada semua sektor bisnis penerbangan dan mampu memberikan kontribusi peningkatan pelayanan jasa kebandarudaraaan.

 

Sumber berita : stpicurug.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *